Jumat, 15 Oktober 2021

Geliat Alumni SPGN Metro

Pandemi covid 19 telah membuat perubahan berbagai aspek kehidupan. 

Keluarga besar alumni SPGN Metro pun terdampak oleh pandemi ini. Berita suka maupun duka menghiasi dinding posting grup WhatsApp.

Posting berita duka antara lain telah berpulangnya beberapa anggota yaitu Ismail, Gunung Pasir Jaya, Lilis Erlina Ningtyas, Sri Sawahan, Punggur dan Akhmad Dainuri, Ganti Warno, Pekalongan. Anggota alumni SPGN Metro pun ikut berpartisipasi dengan menggalang dana duka sebagai ungkapan belasungkawa dan telah disampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan. 

Posting berita suka antara lain beberapa teman telah melangkah ke tahap kehidupan yang paling tinggi yaitu menjadi kakek atau nenek. 

Hingga saat ini terjadi peningkatan jumlah anggota group WhatsApp yang anggotanya mencapai angka 80an. Jumlah ini tentunya masih belum sama dengan jumlah alumni yang ada. 

Sebagai perkembangan terakhir, telah dilakukan telekonferensi menggunakan WhatsApp maupun Zoom, untuk melakukan reorganisasi.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh saudara Basuki dan Suhardi, hadir juga dalam zoom meeting ini Ratna Dewi, Lasirin, Siti lestari, Emi Widyaningsih, Indrayani, Liza, Suratman, Winarno, Siti Khotimah, Tri Ismoko, Zaenuri dan Muryadi.

Beberapa kandidat telah dimintai kesediaan untuk menjadi penggerak organisasi alumni ini. 

Mereka adalah Winarno, Bandar Lampung; Suratman, Punggur, Ngateno, Tulung Balak dan Sariyanto, Metro Kibang. 

Selanjutnya para kandidat calon ketua dipilih langsung dengan menyebutkan nomor calon. 

Jumlah perolehan suara terbanyak akan menempati posisi ketua, sekretaris dan bendahara.

Proses pemungutan suara sedang berlangsung melalui WA pribadi Basuki, dan akan ditutup pada Kamis, mendapatkan. 

Hasil pemungutan suara akan disampaikan pada sesi zoom berikutnya pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Posisi bendahara telah disepakati dipegang oleh ibu Ratna Dewi dan Ibu Indrayani yang selama ini telah menjalankan fungsinya dalam merespon berbagai berita duka.